Kamis, 17 Mei 2012

Target Produksi Kertas PT Kertas Blabak tahun ini 36.000 ton MAGELANG - PT Kertas Blabak Kabupaten Magelang mentargetkan produksi kertas pada tahun ini bisa mencapai 36.000 ton. Meskipun star produksi secara maksimal baru dimulai pada 17 April namun manajemen akan bekerja keras untuk mencapainya. Direktur Utama PT Kertas Blabak, Suganto mengatakan, kepailitan perusahaan telah selesai dengan diserahkannya pengelolaan manajemen dari kurator ke manajemen baru yang sekarang. Setelah dikelola manajeman baru yang dipimpinnya, produksi perusahaan telah maksimal dengan runningnya dua buah mesin industri yang ada. ‘’Kita produksi efektif tanggal 17 April, karena serah terima dari kurator baru pada 9 April. Selama di tangan kurator, mesin industri tetap jalan cuman apa adanya, malah banyak berhentinya,’’ katanya, kemarin. Menurut Suganto, saat ini pabrik malah kekurangan bahan baku karena produksi yang sudah maksimal. Bahan baku industrinya 100% menggunakan daur ulang kertas bekas yang diperoleh dari pengepul dan pemulung. Sedikitpun tidak ada yang menggunakan pulp (bubur kertas dari kayu) sehingga kegiatan industrinya ramah lingkungan. ‘’Misi kita ingin membangun pabrik kertas yang ramah lingkungan, karena illegal loging juga sangat dilarang pemerintah. Kita juga ingin memberi penghidupan kepada lapak dan pemulung, semua sampah kertas bekas yang dikumpulkannya disetor ke sini,’’ kata dia. Guna mengejar target produksi kertas yang 36.000 ton, pihaknya memperkerjakan seluruh karyawan organik dan harian. Saat ini masih terdapat sebanyak 250 karyawan organik, dan jika ditambah karyawan harian maka seluruhnya ada sekitar 300 karyawan. Suganto yang akrab dipanggil Apo mengakui, bahwa karena star produksinya terlambat untuk mencapai target tersebut memang sangat berat. Namun seluruh jajaran manajeman dan karyawan mesti berjuang keras. Apalagi meski sempat ada masalah internal dan perusahaan dinyatakan pailit, namun secara finance sebenarnya masih cukup kuat. Seluruh hasil produksi kertas ini akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri. Sebab untuk sementara manajeman perusahaan belum memikirkan untuk menembus pasar ekspor. Meskipun saat ini harga kertas dalam negeri dan kondisi perekonomian secara umum sedang bagus. ‘’Kecuali kalau dollar sudah 10.000 ya mau ekspor, ha ha ha…perekonomian memang lagi bagus peningkatannya,’’ ujar dia, dengan bercanda. Penasihat Hukum PT Kertas Blabak, Safiudin menyatakan, bahwa manajemen baru yang menangani perusahaan PT Kertas Blabak ini adalah manajemen yang sah. Hal itu berdasarkan keputusan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Semarang, terkait soal kepailitan yang didaftarkan. ‘’Selain sebagai direktur utama Suganto juga merupakan pemegang saham PT Kertas Blabak,’’ tegasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar